Dangdut

Musik dangdut mendayu-dayu dari kamar sebelah ketika pagi hampir tiba. Insomnia menghampiri Joni yang terpaksa mengayuh sepeda, lantas singgah di warung kopi. Satu porsi mie goreng ia pesan. Jarum jam berhenti di angka sebelas ketika pedagang nasi goreng melintas. Jalanan di bilangan UI masih basah, sisa hujan semalam menyisakan genangan. Mangkuk yang tadinya berisi bubur kacang ijo nyaris tak tersisa saat saya memerhatikan tingkah Joni dari bangku seberang. Sebatang kretek saya nyalakan, mengepul ke udara malam yang terus beranjak. Masih asyik mengintip Joni dari bilik etalase yang memajang aneka kaleng susu, sate tusuk, juga deretan kerupuk dalam plastik. Lima belas menit sebelumnya saya tiba lebih awal. Entah sejak kapan kebiasaan baru seperti ini hadir. Tidur lebih awal, bangun sebelum dini hari tiba, melipir sejenak ke warung kopi, lantas tidur lagi. Kopi ternyata tak ada kaitannya sama kantuk. Baca lebih lanjut

Iklan

Udara Jakarta dan Derik Jangkrik

suhu_jakarta featuredSepak bola sebagai olahraga terkait erat dengan faktor-faktor lain yang seolah-olah tak ada kaitannya dengan sepak bola ~ Cak Nun

Beberapa jam jelang keberangkatan ke stadion, saya memerhatikan suara jangkrik dari tumpukan lemari dan kayu bekas yang ada di sudut parkiran kos. Teringat pernah membaca sebuah tulisan tentang bagaimana makhluk omnivora ini menderik. Selain untuk memancing lawan jenis, ternyata bisa dijadikan patokan untuk mengetahui temperatur udara. Caranya adalah dengan menghitung jumlah deriknya selama 15 detik, lantas tambahkan dengan angka 40. Dari situ kemudian diketahui suhu udara dalam ukuran Fahrenheit.

Baca lebih lanjut

Sepakbola dan Ketakutan(-ketakutannya)

piala-presiden_featured

Tentu saja, saya akan mengawali tulisan saya kali ini dengan mengucapkan selamat kepada kota yang pernah dan akan selalu saya cintai, Bandung. Selamat karena Persib berhasil keluar menjadi juara dalam Final Piala Presiden. Namun, tak akan pernah ada ucapan selamat bagi para suporter pertandingan tersebut yang akhirnya harus ditahan oleh pihak kepolisian.

Untuk saya, itu bukanlah hal yang perlu diucapkan selamat. Sepakbola, bagi saya, adalah sarana hiburan dan sportivitas yang paling tinggi. Bagaimana tidak, untuk sebuah pertandingan final di Gelora Bung Karno semalam, setidaknya lebih dari 80 ribu pentonton yang hadir secara langsung. Belum lagi yang sedang dalam perjalanan dan mendengarkan pertandingan atau yang sedang sibuk menyantap makan malam sembari menghadapkan kepalanya ke layar kaca. Baca lebih lanjut

Panduan Cara Indah Menikmati Hidup Buat (Selain) Kita

riquelmeMari sejenak kita tengok bagaimana seseorang, ia orang dengan keterampilan sangat istimewa, hidup dengan sepenuhnya menikmati waktu.

Frase “menikmati waktu” sengaja saya pakai. Saya tidak mungkin menggunakan frase “memanfaatkan waktu”. Apa yang bisa kau lakukan untuk “memanfaatkan waktu”? Dengan cara berlari saat mengejar kereta pagi yang akan membawamu ke kantor dengan tepat waktu? Bukankah kau sedang menanfaatkan kereta dan bukan memanfaatkan waktu?

Saya juga tak tertarik untuk menggunakan frase “menghabiskan waktu”. Memangnya waktu bisa kau habiskan? Bagaimana caranya menghabiskan waktu? Bukankah hidupmu sendiri yang, pada akhirnya, akan habis, dan bukan waktu yang habis.

Karena manusia itu fana, sementara waktu itu abadi. Sebab, seperti kata Chairil Anwar, “hidup hanya menunda kekalahan/ …/ dan tahu ada yang tetap tidak terucapkan/ sebelum akhirnya menyerah.” Baca lebih lanjut

Sepak Bola dan Ingatan Masa Kecil

main bolaSetiap melintas jalur menuju jalan Montong di daerah Jagakarsa, saya selalu menoleh anak-anak yang sedang bermain bola yang ada di jalan Sadar Raya. Lapangan bersemen ini seukuran lapangan futsal, lumayan terawat rapi. Sesekali pernah berhenti mengamati mereka yang tengah menikmati permainan. Seorang anak bernama Bayu dari jauh disebut-sebut oleh anak berusia; kurang lebih 12 tahun. Mereka sebaya. Anak itu selalu berteriak meminta umpan setiap Bayu mengendalikan bola. Melihat mereka bermain (di manapun), saya selalu bermimpi anak-anak ini suatu hari akan menjadi pemain yang hebat.

Dan saya teringat masa kecil… Baca lebih lanjut