Keping Rindu

Baru-baru seorang kawan semasa SMA datang ke Jakarta. Dia seorang aparat kepolisian yang bertugas di Kalimantan Tengah. Kami bertemu dan ngobrol sampai larut malam bahkan dini hari. Maklum sudah hampir 12 tahun tidak bertemu. Singkat kata panjang perihal, dia mengajak saya untuk kerja di Kalimantan. “InsyaAllah banyak peluang bagus,” katanya. “Baik, biar saya timbang terlebih dahulu,” jawab saya pendek. Lusa setelah pertemuan itu dia pulang ke tempat bertugasnya.

Ihwal ajakan ini saya utarakan kepada kawan lain yang bekerja di Jakarta. Maka masukan dan nasihat menghambur serupa air hujan. Namun di penghujung bicaranya dia bilang, “Jangankan ke Kalimantan, saya mah di Jakarta juga sering kangen ke kampung halaman. Paling lama juga sebulan, setelah itu pasti pulang ke Sukabumi.” Saya hanya mendengarkan saja.

Di kontrakan bu haji tempat saya tinggal, sepulang kerja sudah nampak si Jun, kawan yang berasal dari Padang Panjang. Sehari-hari dia berdagang di ITC Cempaka Mas. Air mukanya nampak tidak sedang gembira, tidak seperti biasanya. Saya tanya, dan begini rupa jawabannya, “gua udah empat tahun ga pulang ke Padang, udah empat kali lebaran ga ketemu sama ibu gua, kangen juga ternyata.” Amboi, rupa-rupanya dia teringat kampung kelahiran. Baca lebih lanjut

Menikmati Bakso di Musim Hujan

source: https://flic.kr/p/pr1g46
source: https://flic.kr/p/pr1g46

Sore yang gerimis di pinggiran sebuah ruko, beberapa pengendara sepeda motor mulai berteduh meminggirkan kendaraannya. Rintik yang mulanya percikan saja, kini semakin deras. Tak ketinggalan para pedagang menyelamatkan diri dari guyuran air yang disertai angin. Jakarta seketika gelap. Segalanya berlangsung cepat ketika saya dan seorang kawan memesan bakso. Dalam suasana hujan seperti ini, satu kenikmatan telah hadir. Beberapa orang pun ikut memesan. Kadang saya sedikit sombong, tentu saja seraya mendo’akan, semoga benar karena kehadiran kami baksonya ini bisa laris manis. Baca lebih lanjut